• : (+62) 22 87771999
  • HP / WA : (+62) 81324800858

DESIGN GAMBAR KAOS MENENTUKAN JENIS SABLON

DESIGN GAMBAR KAOS MENENTUKAN JENIS SABLON

Sablon merupakan suatu teknik mencetak tinta diatas bahan seperti kain dengan desain atau bentuk sesuai yang  kita inginkan. Ada beberapa macam jenis sablon yang bisa di sesuaikan dengan design kaos, namun yang umumnya dipakai diantaranya ada jenis sablon manual, sablon polyflex, dan sablon dtg.

Nah kali ini, Towa wear industries akan membahas mengenai teknik sablon yang sering dipakai oleh konveksi di Bandung, berikut penjelasan kelebihan dan kekurangan masing-masing sablon.

Sablon manual yaitu teknik menyablon yang masih menggunakan alat-alat sederhana, sehingga tidak heran disebut dengan sablon manual. Walaupun namanya sablon manual, tetapi hampir setiap konveksi masih mengenakan sablon manual karena jika dibandingkan sablon lainnya, sablon maual lebih menghasilkan hasil sablon yang lebih bagus dan warna yang dihasilkan pun lebih menempel kuat,  awet, sehingga tidak mudah pudar. Selain itu, teknik sablon manual sering di pakai pun karena bisa digunakan untuk menyablon berbagai jenis bahan kaos. Hanya saja diantara kelebihan itu sablon manual pun memiliki kekurangan seperti sablon manual tidak bisa dilakukan dalam waktu sebentar jadi prosesnya agak lebih lama, dan untuk segi harga cenderung agak mahal apabila menggunakan banyak warna. 

Sablon Polyflex, bagi sebagian orang mengenal sablon polyflex adalah jenis sablon yang kerap digunakan untuk jersey, namun dalam perkembangannya sablon polyflex kini tidak hanya digunakan untuk jersey saja tetapi juga digunakan pada kaos, jaket, topi dan bahkan tas  yang tentunya berbeda jenis bahan kain.

Beberapa konveksi baju sudah meninggalkan teknik sablon manual dan pindah ke metode sablon polyflex yang lebih mudah sehingga dapat menghemat waktu produksi. Tidak heran saat ini sablon polyflex banyak digemari, karena untuk membuat sablonnya pun kita hanya memerlukan komputer untuk membuat desain lalu mesin cutting untuk mencetak desain serta mesin heat press untuk menempelkannya. Ada banyak kelebihan yang di dapat dari mengunakan sablon polyflex diantaranya yaitu proses lebih cepat, hasil lebih rapi, ada kemiripian dengan sablon platisol sehingga hasilnya lebih timbul dan untuk hasilnya pun lebih awet, warnanya pun tidak mudah pudar. Namun diantara kelebihan itu sablon polyflex pun mempunyai kekurangan seperti harga cenderung mahal karena dihitung per ukuran.

DTG (Direct to Garment) mempunyai hasil print yang bagus, dan mempunyai daya rekat  print yang bagus, sehingga bisa lebih awet, warna yang dihasilkan pun lebih bagus, hanya saja kualitas pun tidak dapat menipu, untuk harga print dtg cukup mahal, selain itu print dtg hanya bagus untuk print warna yang terang.

Nah itu hanya beberapa teknik sablon yang umum digunakan untuk menyablon baju kaos, jaket, topi bahkan tas. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment