• : (+62) 22 87771999
  • HP / WA : (+62) 81324800858

Kaos Sablon Sebagai Identitas diri di Bandung

TOWA kaos kerah sinar warna dadap

Pernahkah Kamu disapa orang yang tak dikenal dalam sebuah konser, cuma karena sablon kaos yang Anda pakai? Bisa jadi hal tersebut wajar adanya, karena selain sebagai sarana estetika, motif dalam konveksi kaos murah polos gildan biasa dipakai dalam aktualisasi sebuah identitas diri.
Uniknya motif kaos polos, sering jadi alasan, kenapa banyak orang suka mengenakan sablon kaos bandung polos gildan indonesia bergambar, atau bermotif. Sebagai sarana dalam berekspresi, banyak inspirasi yang sering dipakai dalam menghias kaos polos. Mulai tokoh, bintang film, sampai musisi idola dan sebagainya.
aktualisasi identitas diri ini kemudian menciptakan sebuah komunitas non formal yang sering kali berhubungan antara yang satu dengan yang lain. Hal ini dikarenakan, disadari atau tidak, gambar yang kita kenakan pada kaos polos menjadi jalan seperti apa sifat kita, dan kesenangan anda.
Seperti saat menonton konser musik, pada saat memakai kaos polos bergambar musisi yang sama, bisa jadi hobby seseorang akan sama dengan yang lain. Hal ini yang kemudian jadi komunikasi terjalin dan teman semakin banyak cuma karena desain pada baju kaos distro sablon yang anda kenakan.
Sadar akan hal ini, beberapa artis musisi dengan sengaja malah merilis produk kaos polos official yang tujuannya bisa dikenakan oleh kelompok penggemar mereka. Cara ini sudah sering dilakukan oleh kelompok musik Massivers dan Nidji.
Meskipun berawal dari kesenangan, hobby juga sering membuat ekspresi diri dengan kaos muncul dan sengaja diciptakan guna menunjukkan eksistensi kelompok tertentu. Seperti suporter sepakbola yang gemar memakai kaos sama saat mendukung tim sepakbola kesayangan saat bertanding dan sebagainya.
Tak hanya dalam industri musik dan komunitas mengekspresikan identitas diri melalui kaos polos sering ditunjukkan dalam panggung politik. Tidak hanya di Indonesia, kaos polos bercorak partai sering menjadi kampanye efisien dalam memenangi kursi parlemen.
Di sejarah kaos polos, identitas diri dengan kaos juga sempat terbentuk sejak lama. Kaum Hipies, sering mengenakan kaos polos berwarna-warni dengan maksud tersendiri. Dalam hal ini, warna-warni ngejreng sering dipadu dengan celana jeans. Ekspresi ini konon digunakan sebagai simbol perlawanan perang yang sedang booming di era 70an. Pada zaman yang jaya di tahun 60-an inilah, kaos polos menjadi corong untuk meneriakkan aksi perdamaian di mana-mana. Menjadi apakah teriakan sablon kaos pada jaman sekarang? Apakah masih ada tujuan mulia yang terselip dalam setiap gambar yang terpajang? Atau malah nilai-nilai buruk yang dielu-elukan? Semoga kaos sablon masih dapat membawa pesan moral yang baik untuk masyarakat dan khususnya generasi muda Indonesia.

Leave a Comment